KEKUASAAN
Kang Erlan
Pengadilan Teluk Kuantan.
Kekuasaan begitu menggiurkan.
Kekuasaan jadi rebutan
Dulu, sekarang juga di masa depan.
Sejarah tak bohong membuktikan
Kawan abadi adalah kepentingan
Kawan sejati bak intan sulit ditemukan.
Kawan sehati bak melukis awan.
Politik hitam putih jadi dagelan.
Kesejahteran sekedar slogan
Sikut kiri hantam kanan.
Jilat atas, injak bawah jadi tontonan.
Kekuasaan jadi alat menumpuk kekayaan.
Kuasa melahirkan tirani kesombongan
Itulah kekuasaan berbalut nafsu syaithan.
Politik high class tidaklah demikian.
Kekuasaan disinari firman Tuhan
Rasul, shahabat jadi teladan.
Akhlakul karimah jadi panduan.
Pengorbanan jadi ruh perjuangan.
Meski harta bahkan nyawa jadi taruhan.
Tinta emas sejarah melukiskan
Pendiri negri sangat tercerahkan
Soekarno, Hatta, Natsir juga Sudirman
Kesederhanaan menjadi pakaian.
Rakyat dan negara di atas kepentingan
Pribadi, partai dan golongan
Kita hanya melanjutkan
Semua yg baik yg mereka contohkan.
Mari bersama berangkulan.
Hilangkan ego, serakah dan perbedaan.
Jadikan kuasa alat persatuan
Jadikan kuasa alat tegaknya keadilan
Agar kuasa melahirkan kesejahteraan.
Agar Indonesia berjaya di masa depan.
(Pekanbaru, 21 Juli 2019).


