PENGADILAN AGAMA.
Erlan Naofal/PA Teluk Kuantan.
Pengadilan Agama di negeri kita.
Negeri mayoritas muslim katanya.
Ada namun serasa tiada.
Padahal rasa memiliki harusnya ada.
Pada jiwa muslim sejati tentunya.
Hukum Islam mewujud secara nyata.
Di negara Republik tercinta.
Membumi di penjuru nusantara.
Hasil perjuangan politik ulama cendikia.
Cermin politik hukum Islam tentunya.
Liku sejarah terlukis di depan mata.
Era kesultanan ia begitu berwibawa.
Bukan hanya perdata tapi juga pidana.
Namun, betapa ia dikerdilkan Belanda.
Dipinggirkan di sudut dan pojok kota.
Ia ada meski tertatih dan merintih jua.
Sedih sungguh kian rasanya.
Hanya saat perceraian jadi sengketa.
Ketika terhirup udara merdeka.
Perlahan-lahan konstitusi membuka mata.
One Roof System menjadi puncaknya.
Sengketa Ekonomi syariah masuk pula.
Pengadilan Agama gegap gempita.
Gedung megah berdiri dimana-mana.
Di keramaian dan pusat kota.
namun terkadang masih ada yang terlelap dalam jaga.
Alangkah indah jika bangun kiranya.


