Keistimewaan Bulan Juni bagi Civium Pengadilan Agama Teluk Kuantan
Merujuk mitologi Roma dan Yunani, Juni adalah bulan penuh keistimewaan. Bukan hanya sebatas bulan ke enam dalam setahun yang berarti merupakan bulan yang tepat berada di pertengahan tahun, keistimewaan ini karena nama bulan Juni diambil dari kata Juno yang merupakan istri dari Dewa Jupiter dalam mitologi Roma. Juno merupakan dewi tertinggi dalam mitologi Roma, karena ia adalah ratu dari para dewi yang ada di mitologi Roma. Jika disamakan dengan mitologi Yunani, posisi Dewi Juno sama dengan Dewi Hera, yang merupakan istri dari Zeus, dewa tertinggi dalam mitologi Yunani.
Tidak berhenti sampai disana, bagi bangsa Indonesia bulan Juni ini memiliki berbagai keistimewaan tersendiri. Beberapa peristiwa historis serta tokoh-tokoh besar lahir di bulan ini. Begitu halnya bagi civium atau warga Pengadilan Agama Teluk Kuantan.

Berikut ini merupakan rangkuman keistimewaan bulan Juni versi Pengadilan Agama Teluk Kuantan yang dirangkum dalam “Keistimewaan Bulan Juni bagi Civium Pengadilan Agama Teluk Kuantan.”
Peringatan Besar Bulan Juni
Bermula dari tanggal 1 Juni yang ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila dan kemudian menjadi hari libur Nasional. 1 Juni juga merupakan peringatan hari Perlindungan Anak-anak Sedunia sekaligus dijadikan sebagai hari susu nusantara. Selanjutnya, pada 3 Juni merupakan Hari Pasar Modal Indonesia. Ini merupakan hari yang sangat penting dalam tonggak kemajuan investasi di Indonesia.
Berselang seminggu dari Hari Pasar Modal, 10 Juni diperingati sebagai Hari Media Sosial. Ini menunjukkan eksistensi Indonesia sebagai peringkat ketiga negara dengan pengguna internet terbesar di Asia. Bahkan, pada 2023, jumlah pengguna internet di Indonesia diproyeksikan mencapai 150 juta pengguna. Adapun media sosial yang paling banyak digunakan adalah Facebook, dengan jumlah pengguna mencapai 48% populasi.
Selanjutnya, ada peringatan Hari Dermaga pada tanggal 17 Juni. Dermaga adalah tempat kapal ditambatkan dipelabuhan. Pada dermaga dilakukan berbagai kegiatan bongkar muat barang dan orang dari dan keatas kapal. Sebagai sarana pendukung pelabuhan, sudah menjadi lokasi yang sangat penting apalagi Indonesia adalah negara maritim yang terdiri dari belasan ribu pulau dari sabang hingga merauke.
Bukan hanya dikenal sebagai negara maritim, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris. Tak heran jika tanggal 21 Juni dijadikan sebagai Hari Krida Pertanian. Hari Krida Pertanian adalah hari besar bagi pertanian yang diadakan setahun sekali di Indonesia. Hari ini diperingati oleh tokoh-tokoh pertanian, peternakan, para pegawai dan pengusaha di dalam pertanian dan perkebunan.
Selanjutnya, ada tanggal 22 Juni yang merupakan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta (sejak tahun 1527). Ini merupakan peringatan yang familiar di telinga kita karena merupakan peringatan yang sangat besar dan lama yakni selama 30 hari penuh.
Terakhir, ada peringatan dalam bidang Kesehatan yakni tanggal 24 Juni sebagai Hari Bidan Nasional, tanggal 26 Juni sebagai Hari Anti Narkoba dan tanggal 29 Juni sebagai Hari Keluarga Bencana.
Bulan Kelahiran Empat Presiden Republik Indonesia
Pada bulan pertengahan tahun ini, lahir para tokoh-tokoh Bangsa Indonesia yang sangat berperan penting dan berdampak bagi Bangsa Indonesia. Empat Presiden Republik Indonesia ternyata lahir di Bulan Juni.
Presiden pertama Indonesia lahir pada tanggal 6 Juni. Dan pada tahun 2020 ini diperingati hari jadi Presiden Soekarno yang ke-119 tahun. Sedangkan Soeharto sebagai presiden kedua yang juga dikenal sebagai Bapak Pembangunan di Indonesia lahir di tanggal 8 Juni.
Pada akhir bulan Juni, lahirlah Tokoh Revolusi Indonesia sekaligus Presiden Republik Indonesia saat ini, Ir. Joko Widodo pada 21 Juni, dan Sosok pelopor berdirinya PT Dirgantara Indonesia (DI) sekaligus Presiden ke-3 Republik Indonesia, Prof. BJ Habibie 25 Juni. BJ Habibie mendapat julukan Bapak Dirgantara Indonesia. Bahkan, kegeniusan Habibie di bidang dirgantara pun diakui masyarakat dan pakar dirgantara internasional. Sebut saja, saat merancang N-250 Gatotkaca, Habibie sudah menyiapkannya untuk jangka waktu 30 tahun ke depan.
Bulan Kelahiran Enam Civium Pengadilan Agama Teluk Kuantan
Setiap bulan adalah bulan yang istimewa bagi civium atau warga Pengadilan Agama Teluk Kuantan. Namun, bulan ini menjadi lebih istimewa karena Ketua, Sekertaris, Kasir, Role Model dan Pramubakti Pengadilan Agama Teluk Kuantan lahir di bulan ini.
Mengawali bulan Juni, tepat pada 2 Juni 2020 Pramubakti Tim IT Pengadilan Agama Teluk Kuantan merayakan ulang tahunnya yang ke-32. Sementara itu, secara bersamaan Dr. Erlan Naofal, S.Ag., M.Ag., Ketua Pengadilan Agama Teluk Kuantan dan Ilham Maulana, S.E, Staff kepegawaian dan Ortala (juga Role Model Pengadilan Agama Teluk Kuantan) merayakan ulang tahun pada tanggal 10 Juni. Sementara itu, di pertengahan bulan Juni tepatnya pada tanggal 14 Juni, merupakan hari kelahiran Panitera Muda Hukum, Kamariah, S.Ag yang ke-48.
Selanjutnya, bersamaan dengan kelahiran Ir. Joko Widodo, Hera Venriko, SE Sekertaris Pengadilan Agama Teluk Kuantan pada tahun ini merayakan ulang tahunnya yang ke-41. Dan yang lebih istimewa lagi, selang satu hari setelah Sekertaris Pengadilan Agama Teluk Kuantan berulang tahun, Anda Lia Roza, S.E, sang isteri yang merupakan kasir Pengadilan Agama Teluk Kuantan merayakan ulang tahunnya yang ke-36.
One Day, One News
Keistimewaan terakhir di bulan Juni bagi civium Pengadilan Agama Teluk Kuantan adalah sebagai bulan awal pelaksanaan One Day, One News yang selain sebagai sarana transparansi peradilan juga sebagai Image Branding bagi Pengadilan Agama Teluk Kuantan. Sebanyak 22 berita telah diterbitkan pada bulan Juni.
Pengadilan Agama Teluk Kuantan menginginkan masyarakat menyadari bahwa masyarakat punya hak untuk mendapatkan transparansi dan akuntabilitas peradilan. Peradilan bersih ini sangat penting untuk menyadarkan kepada masyarakat bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan transparansi dan akuntabilitas dari pengadilan (Red).

